Very late post ples Repost dari status di fb > males ngetik hehehehe...
Bulan ini tepatnya tanggal 16 Oktober 2015, bocah kecil yang selalu nanya gak brenti2 ini sudah genap berumur 2 tahun. Alhamdulilah, dimampukan oleh Allah untuk memberikan ASI sampai 2 tahun bahkan lebih, dengan drama dan tragedi menyusui yang sampai sekarang pun belum usai. sudah diberikan kesempatan untuk menjaganya sampai sekarang...#post terpisah
Berbicara tentang resolusi di usia bocah yang kini 2 tahun, berharap
bisa menyapih dengan cinta ketika Ayyub 2 tahun. Sama sekali belum
terpikirkan untuk memulai toilet training, Ibu nan pemalas ini masih
nyaman bersahabat dengan pospak kalau malam.
Sounding sounding tersebut sudah kami gencarkan mulai umur 1,5
tahun..si bocah mah iya iyain aja kalau diajak ngobrol soal penyapihan,
entah apa yang dia tangkap tentang itu.., dia pikir menyapih itu semacam ajakan berenang kali yess...hahaha
Sebenarnya hasil sounding dan beberapa upaya penylimuran #apasih,
kalau meminta nenen, pun ditambah janji kalo malem sebelum minta nenen
harus mimik air putih, hamdalah lagi si bocah ngerti dan kita sebagai
ayah dan ibu piara ini tetap komitmen, walaupun tengah malam dia nangis
guling guling ngepel lantai, kita mah anteng aja #sambilnahanpengennangisgulinggulingjugak..Kami optimis 2 tahun lebih tapi gak lebih lebih banget kami bisa melewati weaning with love itu....indahnyaa bayangaaan .
Tapi qodarullah, bulan September kemarin di kasih cobaan menurut
sebagian orang, tapi semoga kami anggap ini sebagai wujud kasih sayang
Allah kepada keluarga kami. Dan memang Allah sungguh sayang kepada kami,
dengan berbagai caranya.
Setelah si ayah, kemudian si anak
kebagian kasih sayang Allah yang tak terhingga, mendapat sedikit
musibah, yang menyebabkan si ibu dan ayah menahan sesak melihat si bocah
menahan sakit dan tangis karena kecerobohan kami, menyebabkan kami
merasakan kesakitan yang lebih ketika melihat anak kami menangis,
menyebabkan kami harus mengabaikan teman teman yang belum bisa kami
penuhi janjinya untuk membantunya...Ah, saya adalah seorang ibu yang
cengeng, lalu apa yang saya lakukan ketika anak saya menangis??? Saya
lebih keras menangis dari anak saya...ah, ibu yang bodoh.Lalu apakabar
dengan menyapih?? Bubaaaaaar jalan, semua sounding2 ini mentah ketika
si bocah hanya diam dalam nenen, selebihnya nangisssss dongs...lalu
sebagai Ibu selembut salju pastilah tak tega untuk mensounding-sounding
ataupun melanjutkan misi. Ya mission uncompleted :(
Tapi alhamdulilahirobbilalamin, semua sudah terlewati, hari hari
menyedihkan itu sudah tinggal dikenang, dan si bocah sudah banyak tanya
tak terkira seperti sedia kala...Dan kalian tahu, benar adanya kalau
dibalik musibah pasti tersimpan berkah yang tidak kami bayangkan
sebelumnya. Karena suatu kondisi yang menyebabkan si bocah tidak boleh
terkena air baik mandi maupun pup dan pee, waktu itu kami full pospak
untuk si bocah selama di Rumah Sakit seminggu maupun di rumah. Nah
karena selama ini Ayyub belum pernah full pospak ditambah tidak pernah
mandi dan hanya sibin 3 hari sekali, selangkangannya iritasi merah dan
terlihat menyakitkan sekali. Maka, kamipun mengambil keputusan stop
pospak. Lalu gimana pup dan pee nya?? Kembali lagi bocah ini maupun
bocah bocah lainnya, pasti mudeng kalau diajak ngobrol disertai alasan
dan akibatnya. Dan benar, siang selalu kami bawa ke kamar mandi kalo mau
pipis, dan malam pun begitu pipis di kamar mandi. Lalu gimana pup
nya??? Entahlah ini semacam antiklimaks, dengan lubang toilet jongkok si
bocah belum bisa, masih kamban mungkin bahasa jawanya, masih terlalu
lebar untuk kaki seorang bocah 2 tahun based on kaki ayyub. Pernah dulu
nyoba pup di toilet, la malah kaki satunya nyemplung di lubang toilet,
ladalah wes wes orausah dulu. Dan pup berganti di belakang rumah grin emotikon,
iya kalo pup dia di belakang rumah dengan pemandangan sawah dan kalen
a.k.a saluran irigasi sawah dengan ikan ikan kecil berenang, dengan
tiupan angin daun pisang yang aduhai....ah, mungkin itu semacam therapi
buat si pup keluar, mungkin dengan begitu dia rileks dan seluruh daya
bersinergi untuk mengeluarkan itu hahahahaha....#jangandibayangkan.
Dan begitulan sejak saat itu dan sampai saat ini, Ayyub toilet training
sendiri tanpa kami rencanakan dan tanpa kami bayangkan sebelumnya. Dan
sampai saat itupun kami sudah dadahdadah dengan pospak.Ah, memang ada hikmah di balik musibah. Lalu wwl?? Ah nanti saja lah
ya, si ayah gak ngebolehin disapih kecuali muncul adik barunya nanti.
Insyaallah.....
Sehat sehat terus ya ayah dan anak, dunia ini serasa brenti kalau kalian tidak tersenyum....Lav.
2 komentar:
Hebat Ayyub ... akhirnya toilet training lewat, akhirnya Ayyub pengin punya adik, akhirnya ceritanya muncul diblog :-)
Yeayyy, akhirnya dibales juga sama mbah narto...ayyub udah mau punya adik ini mbah, udah 2 bulan alhamdulilah...mari semakin rajin ngeblog #ngomongsamakaca :D
Posting Komentar