My Lil Family

Rabu, 11 November 2015

TOILET TRAINING


Very late post ples Repost dari status di fb > males ngetik hehehehe...

Bulan ini tepatnya tanggal 16 Oktober 2015, bocah kecil yang selalu nanya gak brenti2 ini sudah genap berumur 2 tahun. Alhamdulilah, dimampukan oleh Allah untuk memberikan ASI sampai 2 tahun bahkan lebih, dengan drama dan tragedi menyusui yang sampai sekarang pun belum usai. sudah diberikan kesempatan untuk menjaganya sampai sekarang...#post terpisah

Berbicara tentang resolusi di usia bocah yang kini 2 tahun, berharap bisa menyapih dengan cinta ketika Ayyub 2 tahun. Sama sekali belum terpikirkan untuk memulai toilet training, Ibu nan pemalas ini masih nyaman bersahabat dengan pospak kalau malam. Sounding sounding tersebut sudah kami gencarkan mulai umur 1,5 tahun..si bocah mah iya iyain aja kalau diajak ngobrol soal penyapihan, entah apa yang dia tangkap tentang itu.., dia pikir menyapih itu semacam ajakan berenang kali yess...hahaha


Sebenarnya hasil sounding dan beberapa upaya penylimuran ‪#‎apasih‬, kalau meminta nenen, pun ditambah janji kalo malem sebelum minta nenen harus mimik air putih, hamdalah lagi si bocah ngerti dan kita sebagai ayah dan ibu piara ini tetap komitmen, walaupun tengah malam dia nangis guling guling ngepel lantai, kita mah anteng aja ‪#‎sambilnahanpengennangisgulinggulingjugak‬..Kami optimis 2 tahun lebih tapi gak lebih lebih banget kami bisa melewati weaning with love itu....indahnyaa bayangaaan .

Tapi qodarullah, bulan September kemarin di kasih cobaan menurut sebagian orang, tapi semoga kami anggap ini sebagai wujud kasih sayang Allah kepada keluarga kami. Dan memang Allah sungguh sayang kepada kami, dengan berbagai caranya. 

Setelah si ayah, kemudian si anak kebagian kasih sayang Allah yang tak terhingga, mendapat sedikit musibah, yang menyebabkan si ibu dan ayah menahan sesak melihat si bocah menahan sakit dan tangis karena kecerobohan kami, menyebabkan kami merasakan kesakitan yang lebih ketika melihat anak kami menangis, menyebabkan kami harus mengabaikan teman teman yang belum bisa kami penuhi janjinya untuk membantunya...Ah, saya adalah seorang ibu yang cengeng, lalu apa yang saya lakukan ketika anak saya menangis??? Saya lebih keras menangis dari anak saya...ah, ibu yang bodoh.Lalu apakabar dengan menyapih?? Bubaaaaaar jalan, semua sounding2 ini mentah ketika si bocah hanya diam dalam nenen, selebihnya nangisssss dongs...lalu sebagai Ibu selembut salju pastilah tak tega untuk mensounding-sounding ataupun melanjutkan misi. Ya mission uncompleted :(

Tapi alhamdulilahirobbilalamin, semua sudah terlewati, hari hari menyedihkan itu sudah tinggal dikenang, dan si bocah sudah banyak tanya tak terkira seperti sedia kala...Dan kalian tahu, benar adanya kalau dibalik musibah pasti tersimpan berkah yang tidak kami bayangkan sebelumnya. Karena suatu kondisi yang menyebabkan si bocah tidak boleh terkena air baik mandi maupun pup dan pee, waktu itu kami full pospak untuk si bocah selama di Rumah Sakit seminggu maupun di rumah. Nah karena selama ini Ayyub belum pernah full pospak ditambah tidak pernah mandi dan hanya sibin 3 hari sekali, selangkangannya iritasi merah dan terlihat menyakitkan sekali. Maka, kamipun mengambil keputusan stop pospak. Lalu gimana pup dan pee nya?? Kembali lagi bocah ini maupun bocah bocah lainnya, pasti mudeng kalau diajak ngobrol disertai alasan dan akibatnya. Dan benar, siang selalu kami bawa ke kamar mandi kalo mau pipis, dan malam pun begitu pipis di kamar mandi. Lalu gimana pup nya??? Entahlah ini semacam antiklimaks, dengan lubang toilet jongkok si bocah belum bisa, masih kamban mungkin bahasa jawanya, masih terlalu lebar untuk kaki seorang bocah 2 tahun based on kaki ayyub. Pernah dulu nyoba pup di toilet, la malah kaki satunya nyemplung di lubang toilet, ladalah wes wes orausah dulu. Dan pup berganti di belakang rumah grin emotikon, iya kalo pup dia di belakang rumah dengan pemandangan sawah dan kalen a.k.a saluran irigasi sawah dengan ikan ikan kecil berenang, dengan tiupan angin daun pisang yang aduhai....ah, mungkin itu semacam therapi buat si pup keluar, mungkin dengan begitu dia rileks dan seluruh daya bersinergi untuk mengeluarkan itu hahahahaha....‪#‎jangandibayangkan‬.

Dan begitulan sejak saat itu dan sampai saat ini, Ayyub toilet training sendiri tanpa kami rencanakan dan tanpa kami bayangkan sebelumnya. Dan sampai saat itupun kami sudah dadahdadah dengan pospak.Ah, memang ada hikmah di balik musibah. Lalu wwl?? Ah nanti saja lah ya, si ayah gak ngebolehin disapih kecuali muncul adik barunya nanti. Insyaallah.....

Sehat sehat terus ya ayah dan anak, dunia ini serasa brenti kalau kalian tidak tersenyum....Lav.

2 komentar:

Agus Sunarto mengatakan...

Hebat Ayyub ... akhirnya toilet training lewat, akhirnya Ayyub pengin punya adik, akhirnya ceritanya muncul diblog :-)

Adinda Indah mengatakan...

Yeayyy, akhirnya dibales juga sama mbah narto...ayyub udah mau punya adik ini mbah, udah 2 bulan alhamdulilah...mari semakin rajin ngeblog #ngomongsamakaca :D

Posting Komentar