Mas ayyub sekarang begitu panggilannya, karena sudah
mau punya adik walaupun sendirinya tidak mau memanggil mas untuk menyebut
dirinya sendiri. Di rumah kami, minggu minggu ini, ibunya sudah bercerita
mengenai konsepsi surga...Kenapa neraka tidak? Karena menurut ibunya, si bocah
belum mampu mencerna hal-hal yang menyeramkan, dan karena memang untuk anak
seuisia Ayyub ingin bercerita hal hal yang menyenangkan dulu. karena agar
sebagai motivasi si bocah mengenal reward dulu baru punishment, bertahap dan
perlahan.
Surga, dari si bocah sudah bisa mengenal kalimat
sekitar setahunan. Ibu nya sudah mengenalkan tentang hadist “La taghdob walakal
jannah, jangan marah bagimu surga “, setiap hari diulang-ulang. Bukan karena
sok-sokan religius tapi karena memang ibunya ini masih sangat perlu kontrol
emosi, kontrol sabar dan kontrol diri. Nah dengan mengulang-ngulang hadist
tersebut, secara tidak langsung si bocah hapal di luar kepala dan sering
nyeletuk kapanpun dia suka. Dan seringkali di saat sang ibu ini hampir tersulut
emosi, hampir hilang kontrol sabar, atau bahkan seringkali sudah berteriak
#bukancontohyangbaik si bocah dengan enteng berjalan gontai sambil bilang “La
tado walakang jangan, angan malah agimu sugga “. Yakali, ibu mana yang tidak
merasa tertohok, bagai SS yang di disudutkan di sidang MKD muncullah hestek
#mamakemakanomongan :D. Yasutralah, namanya juga mahmud ya kaka’, beralibi
badan lungkrah lah, si bocah masih semangat ngobrakabrik rumah sementara
pekerjaan rumah belum terjamah wajar sajalah saya emosi, dan bersyukur banget
ada si bocah piyik yang ngingetin. Malu??? Pasti. Saya malu dengan anak saya,
bocah yang hidup di dunia baru hitungan bulan, sudah kena pelototan orang
dewasa yang dia tidak pernah tahu dimana salahnya, yang dia tahu dia hanya
ingin bermain, dia hanya ingin tahu dan dia hanya ingin bersenang-senang.
Maafkan ibu sayang...
Nah, back to surga. Kapan kemarin waktu saya entah
sedang cerita apa, saya mengutip hadist tersebut dan si bocah yang memang
selalu nanya apapun dia suka spontan bertanya masih dengan suara cadel khasnya
dia..
A : Ayyub
I : Ibu
A : Ibu, sugga itu apa?
I : ( dalam hati bilang, yess ada moment
untuk mengenalkan konsepsi surga
dan sambil mikir merangkai kata yang dimengerti oleh si bocah,
tercetuslah ide untuk menyebutkan segala kesukaan dan hal yang dilarang
ibunya buat dibeli untuk menarik hatinya) #denganmukakalemnamunserius
Surga
itu di sana jauh mas, tempatnya bagus banget
kayak di Luwes. Banyak mainan, ada kuda, ada pesawat, ada gajah, ada
lingdud (susu realgood), ada coklat, ada permen warna warni, ada kiko, ada
donat, ada indomi goreng, ada jajanan bulek, jajanan mbak ayuk..Pokoknya enak-enak
mas semua ada. Tapi mas ayyub harus jadi anak sholeh dulu, baru bisa masuk
surga. Rajin sholat, baik sama temennya, kalau punya barang dipinjem temennya
boleh (si bocah masih agak susah berbagi mainan sama orang)
A : Ibuuuuu, di sugga ada nenen??
I : #glek #matikutu
Salam dari bocah yang
belum bisa move on dari nenen . Ayyub
0 komentar:
Posting Komentar