Kamu, yang ketika hamil
kedua ini istrimu males-malesan masak kamu dengan rela hati pagi buta beli
sarapan untuk kita, karena istrimu sudah kelaparan di pagi buta...
Kamu, yang selalu siaga
untuk menemani anakmu bermain sampai larut malam walau istrimu tahu capekmu
melebihi semangatmu demi anakmu...
Kamu, yang istrimu
terkadang moodnya terjun bebas dan uring-uringan tak jelas masih dengan sabar
tersenyum untuk istrimu, untuk kita...
Kamu, yang istrimu terkadang
lupa ngrendem baju kotor untuk dicuci tapi keduluan tepar bersama si bocah,
pagi-pagi sudah rapi nangkring di jemuran...
Kamu, yang istrimu tengah
malem kontraksi ringan karena nursing while pregnant, yang sok-sokan merintih kesakitan,
seketika menyalakan kompor menyeduh teh hangat untuk diminumkan pelan-pelan...
Kamu, yang istrimu
sering-sering marah-marah ga jelas karena lupa naruh barang lalu mengkambinghitamkan
kamu, dengan lembut tetap bicara pelan ketika kamu pula yang menemukan
barangnya tanpa menyalahkan istrimu...
Kamu, yang rela bangun
tengah malam untuk mengantar istrimu ke kamar mandi yang padahal koprolpun
sampai depan kamar mandi...
Kamu, yang selalu
bilang punya uang walaupun istrimu tahu kamu berhutang ketika kebutuhan –
kebutuhan belum terbayarkan...
Terlalu banyak
kebaikanmu wahai kamu, karena itu kami sangaaat sayang kamu...

4 komentar:
Aihh... Ikut seneng dan bersyukur dehh...Semoga jadi tim yang semakin kompak ya Endah, Didik, Ayyub dan calon adik Ayyub :))
hihihi, makasih ya bulek...aamiin
Karena kesibukan camping & hiking 😃 baru sempat menjenguk blog. Senang melihat keluarga ini bertumbuh ...
Begitu juga dengan mbah narto sekeluarga, semoga selalu bertumbuh dalam bahagia :).
Posting Komentar